Senin, 26 November 2012

belum saatnya ajal menjemputku

Saat itu aku sedang merasa percaya diri akan perubahanku untuk selalu positive
Untuk selalu bahagia dalam hari
Untuk selalu senyum setiap saat kapanpun aku berada
Untuk selalu bisa membuat orang lain bahagia,tertawa bebas lepas
Entah mengapa tiap ada perubahan,ada saja satu langkah yang membuat ragu

Jum’at 23 November 2012 19.15 kalimalang tambun
Malam itu 19.00 aku keluar kantor,jababeka 1
Tujuan kali ini masih ada Lab di kampus
Bergegas kekampus berharap lebih awal sebelum pukul 20.00
Headshet selalu ditelinga kala berangkat maupun pulang
Dengan tema lagu yang sudah tersetting di handphone samsung champ
Entah mengapa pikiran ini selalu saja kosong meskipun sudah mengaantisipasinya dengan lagu-lagu di handphoneku,masih saja pikiran ini melayang entah kemana
Bibir tetap menyanyi tapi pikiran tidak sesuai dengan lagu
Terkadang masih terpikir yang lain
Terkadang khayalan-khayalan bermunculan
Ketika itu mataku sudah lelah setelah seharian menatap PC dimeja kerjaku
Panas dimata,pusing dikepala,lemah dan pegal terasa dibadanku
Tapi aktivitas harus berlanjut sampai benar-benar aku lelah
Dan bisa tidur nyenyak saat sampai rumah
(ditemani lagu we are young sound. Go a head)
Entah mengapa kala itu aku berfokus hanya pada motor didepanku
Aku mengikutinya hingga akhirnya tiba pada penyalipan truk besar yg melebihi kepalaku yang kala itu aku berada di atas motorku yang masih kredit 7bln lagi
Aku tetap mengikuti motor tersebut,sampailah aku berada di samping ban truk posisi depan,yang tak sadar sampingku motor dengan kecepatan kira-kira 70/km
Ku belokan stang ke kiri yang ternyata ban truk,menyenggol motorku,
Saat itu juga motor ku oleng dan ku perlahan laju motor ku yang semula 60/km menjadi 20/km,sesaat ku palingkan pandanganku ke kiri yang saat itu baru ku tahu bahwa itu countener raksasa(tidak tahu jenis apa)yang ku tahu itu truk besar.
Stang motorku kala itu sudah berada dibawah pinggir truk,jika sopir truk masih terus melaju dengan kecepatanya,aku tidak membayangkanya lagi,bahkan aku tidak akan bisa menulis seperti ini lagi(ngetik maksudnya)
Tidak terbayangkan jika kala itu aku meninggal dengan cara kecelakaan
yaRabb jika memang ajalku
hamba mohon semoga khusnul khotimah
setidaknya jangan kecelakaan,itu mengerikan yaRabb,...
syukur alhamdulillah Allah masih memberikan aku nikmat untuk lebih baik lagi,untuk memperbaiki diri,untuk intropeksi
Allah masi sayang aku
Luar biasa Jum’at malam itu
Sepanjang jalan hanya dzikir yang kulakukan
Sesampainya dikampus,lemas sudah kakiku,gemetar pula seluruhya
Jika kala itu aku benar-benar meninggal,sesaat terpikir kreditan motorku
Biaya adik sekola,tugas kuliah,tugas akhir semester pula
Dan bisa ku ambil hikmah’y yaitu :
  1. kapanpun dimanapun dan tanpa toleransi,nyawa bisa diambilNYA
  2. tidak melihat siapa dia,apa jabatanya,apa statusnya
  3. tidak akan pernah tahu bagaimana cara kita meninggal seperti apa
  4. menjadikan ini sebagai bahan intropeksi
  5. menjadikan kita lebih selalu menghargai waktu
  6. menjadikan kita lebih bersyukur atas waktu yang diberikan
  7. berhati-hati dalam tindakan
  8. lebih fokus pada pandangan nyata,bukan pandangan kosong
  9. harus lebih positive akan semua hal
  10. menjadikan kita lebih bersemangat akan sesuatu yang kita ingin tuju (bahwasanya waktu tidak akan pernah kembali dan tidak akan terulang)
  11. berusaha selalu untuk mencintai Illahi Rabbi
  12. selalu mengingat namaNYA dimanapun kita berada

untuk anis,kamu harus berusaha tegar,semangat,smart,tidak mudah menyerah dan mengeluh,...
ingat,dunia ini milikmu
selalu mengingspirasi dan berkreasi,jangan bosan akan waktu yang diberika
mari semangat berkarya
^_^
fighting

Tidak ada komentar:

Posting Komentar